Rabu, 02 Januari 2013

MAKALAH SO PERBANDINGAN LINUX UBUNTU DENGAN OPEN SUSE

SISTEM OPERASI LINUX PERBANDINGAN UBUNTU DENGAN OPEN SUSE

       DAFTAR NAMA KELOMPOK
AGUS SANTOSO                                          12114318
SINTA K.W                                                    12114325
DIAH P                                                          12114782
MARDIYAN SYAH                                        12115776
ADRIANSYAH                                               18111342
ARYA SURYADI                                            18111727
M. SYAFI’I                                                     12113305
KATA PENGANTAR


Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat serta karunia-Nya kepada kami sehingga kami berhasil menyelesaikan Makalah ini yang alhamdulillah tepat pada waktunya.
Makalah ini berisikan tentang materi perbandingan linux atau yang lebih khususnya membahas tentang distro linux Ubuntu dan openSUSE. Diharapkan Makalah ini dapat memberikan informasi kepada kita semua tentang pemahaman linux.
Kami menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu kritik dan saran dari semua pihak yang bersifat membangun selalu kami harapkan demi kesempurnaan makalah ini.
Akhir kata, kami sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan serta dalam penyusunan makalah ini dari awal sampai akhir. Semoga Allah SWT senantiasa meridhai segala usaha kita. Amin.



Jakarta, 27 Oktober 2012

                               
                                Penyusun



DAFTAR ISI

BAB 1 UBUNTU......................................................................................................................4
1.1 Konsep Sistem Ubuntu
1.2 Kelebihan Ubuntu
1.3 Kehandalan Ubuntu
1.4 Kelemahan Ubuntu
BAB 2 OpenSUSE
2.1 Konsep Sistem OpenSUSE
2.2 Kelebihan OpenSUSE
2.3 Kehandalan OpenSUSE
2.4 Kelemahan OpenSUSE
BAB 3 KESIMPULAN
 
BAB 1
UBUNTU

1.1 Konsep Sistem Ubuntu
Ubuntu merupakan sistem operasi turunan debian dan  berbasiskan Linux, sampai saat ini ubuntu dapat diperoleh secara bebas dan bersifat open source, sehingga banyak orang baik itu komunitas maupun dari kalangan tenaga ahli professional ikut membantu mengembangkan sistem operasi ini. Dengan banyaknya  orang yang ikut mengembangkan itulah sekarang banyak distro turunan ubuntu bermunculan seperti misalnya UbuntuME (Ubuntu Muslim Edition), Blankon, Dewalinux, dan lain-lain.
Secara normal Tampilan Desktop ubuntu menggunakan desktop Gnome, namun bukan berarti Ubuntu hanya Gnome saja tapi Ubuntu juga mendukung KDE dan diberi nama Kubuntu, sedangkan yang menggunakan desktop XFCE diberi nama Xubuntu, Ubuntu juga tersedia untuk bidang pendidikan yang diberi nama Edubuntu yang sangat powerful untuk dunia pendidikan karena dapat membantu manajemen sekolah dan menajemen laboratorium dengan baik serta dukungan terhadap hardware tua yang diberi nama online learning.
Kebanyakan distro linux saat ini menggunakan  Kernel 2.6.27, Gnome 2.24, X.Org 7.4 dan lain-lain termasuk juga distro linux ubuntu. Namun selain yang disebutkan tadi Ubuntu juga mengemas beberapa fitur yang  spesifik seperti yang disebutkan di bawah ini.
a)  Network Manager
Biasanya manajemen konektivitas jaringan di Linux cukup rumit, terutama untuk koneksi nirkabel. Saat ini masalah tersebut sudah terselesaikan  dengan adanya fasilitas Network Manager yang baru di Ubuntu Ibex dimana  memungkinkan PC Anda untuk dapat terhubung ke jaringan bahkan sebelum anda login, mendukung koneksi 3G tanpa perlu konfigurasi manual, beberapa koneksi sekaligus dan PPPoE. Ubuntu kini juga akan secara otomatis mengenal berbagai modem 3G berbasis USB maupun PCMCIA tanpa membutuhkan konfigurasi manual lagi.

b)  System Cleaner
Apabila pengguna sistem operasi Windows memiliki banyak sekali aplikasi untuk membersihkan dan mengoptimalisasi sistem mereka, maka Ubuntu kini juga secara  default mengemas aplikasi System Cleaner. Aplikasi  ini akan memperlihatkan aplikasi-aplikasi yang sudah tidak di pakai lagi, menemukan baris-baris yang salah atau berlebih di  xorg.conf/etc/fstab, dan mem-backup berbagai konfigurasi penting sebelum Anda ubah.
c)  Folder Terenkripsi
Fasilitas folder terenkripsi ini merupakan fasilitas  yang membantu Anda untuk menyembunyikan atau mengenkripsi folder di direktori  home Anda. Untuk memanfaatkan fasilitas tersebut anda dapat mengetik “ecryptfs-setup-private” di terminal. Proses enkripsi ini bersifat transparan dan langsung diaktifkan saat Anda  login. Anda akan melihat data yang Anda miliki, tetapi pengguna komputer lain tidak akan bisa melihat adanya file Anda di komputer sehingga anda dapat menggunakan fasilitas ini untuk menyimpan file rahasia tanpa menggunakan  full disk encryption yang memperlambat performa komputer.
d)  Configless X.Org
Siapa saja yang pernah bergelut dengan xorg.conf yang menyimpan semua konfigurasi grafis Linux juga banyak aksesori komputer lain tahu banyaknya waktu yang dihabiskan agar semuanya berjalan sempurna. Di versi Ubuntu terbaru sebagian besar pengguna dapat menggunakan Ubuntu dengan xorg.conf yang kosong. Ubuntu akan secara otomatis mendeteksi  driver yang paling cocok, resolusi monitor terbaik dan aksesori lain.
e)  Guest Account
Salah satu dari tips keamanan terbaik untuk Windows adalah  dengan membuat akun tamu dengan otorisasi terbatas untuk dipakai orang lain. Di Ubuntu Ibex secara  default  sudah menambahkan sebuah akun Guest dengan  hak akses terbatas dan tidak dapat mengakses file-file yang tersimpan di direktori  home. Terlebih lagi ubuntu Ibex juga memungkinkan pengguna untuk berpindah dari satu akun ke akun yang lain dengan satu klik saja di melalui tombol Power di bagian kanan atas halaman sehingga kini anda tidak perlu terlebih dulu melakukan  log out dan melakukan  log in lagi saat berganti akun.

f)  GNOME2.24
GNOME 2.24 merupakan desktop manager default Ubuntu yang menawarkan kemudahan bagi pengguna, khususnya pengguna yang tidak ingin direpotkan dengan konfigurasi x-window. Beberapa fitur baru di desktop manager ini adalah :
1.      Aplikasi pelacakan waktu (time tracking)
2.      Audio/Visual Conferencingberbasis SIP bernama EKIGA, yang bekerja dengan baik pada semua USB webcam atau Headphone.
3.      Accessx-status :menunjukkan aksesibilitas pengaturan keyboard, termasuk kondisi keyboard saat itu, jika ada fitur yg sedangberjalan.
4.      Battstat : Berfungsi memantau penggunaan power atau konsumsi  baterai jika digunakan pada laptop.
5.      Character palette : Berfungsi untuk menyediakan cara yang mudah untuk mengakses karakter non-standar seperti karakter, simbol matematika, simbol-simbol khusus, dan tanda baca.
6.      GNOME CPUFreq Applet : berfungsi untuk memantau frekuensi CPU.
7.      Geyes : Merupakan sepasang mata yang mengikuti pergerakan mouse di layar.
g)  X.Org 7.4
Tidak seperti Gnome 2,24, X. Org 7,4 pada Ubuntu 8.10 Intrepid Ibex ini tidak memiliki banyak perubahan, hal ini agak mengecewakan bagi banyak pengguna ubuntu. Tetapi, X.Org 7.4 telah bisa menyelesaikan beberapa masalah yang terasa mengganggu, misalnya dukungan Hotplugging untuk perangkat input yang bisa bekerja dengan baik saat ini sehingga anda dapat mencolokkan mouse dan tablets serta bisa langsung menggunakannya tanpa harus reboot. Display Control yang lebih baik, User dapat mengatur resolusi dan penempatan layar untuk single dan multiple monitor dengan lebih mudah  xserver-xorg-input-allakan hadir untuk menerima berbagai macam perangkat input Window System development libraries akan ikut disertakan X.Org X Window System akan hadir dengan level metapackages yang lebih tinggi. Hal ini akan memberikan peningkatan performa pada komponen standalone workstation untuk menjalankan X Window System.


h)  Linux Kernel 2.6.27
Kernel 2.6.27, seperti biasa jika ada upgrade, menawarkan perpaduan antara peningkatan kinerja, penambahan fitur-fitur baru, dan dukungan untuk hardware baru, diantaranya yaitu:
1.      Peningkatan kecepatan akses pada Ext4 file system.
2.      Dukungan yang lebih baik untuk USB webcams.
3.      Peningkatan daya tahan batere untuk mobile user.
4.      Kernel 2.6.27 menghadirkan file system baru yaitu UBIFS yang dioptimalkan untuk media penyimpanan berbasis flash.
5.      Ada banyak penambahan modules. Anda akan melihat banyak perubahan jika  sudah menginstall dan membandingkannya.
6.      DKMS (by Dell) included dalam paket Ubuntu 8.10 memungkinkan driver kernel  yang akan dibangun kembali secara otomatis ketika ada update kernel baru yang dirilis. Keyboard layout switcher: Memungkinkan Anda menggunakan keyboard yang berbeda layout.
7.      Mixer: Fasilitas volume control yang disempurnakan.
8.      Modem Monitor: Berfungsi memantau kinerja modem.
9.      System monitor: Berfungsi memantau kinerja CPU, memory, network,  swap file dan resource lainnya.
10.  Weather report: Melaporkan kondisi cuaca terkini langsung pada desktop komputer.
11.  GNOME juga meningkatkan kemampuan file manager berbasis Tab bernama  Nautilus yang juga bisa menampilkan ikon untuk removable drive di sidebar.
12.  Gnome 2.24 juga menyediakan banyak perangkat tambahan yang diperlukan untuk pengguna mobile, dengan dukungan Bluetooth yang lebih baik dan dukungan Offline untuk akses ke server Exchange menggunakan aplikasi Evolution.
i)  Encrypted Private Directory
Private Directory yang dienkripsi mungkin adalah fitur baru paling signifikan di Ubuntu  8.10 Intrepid Ibex. Aplikasi ini membantu user dengan memberikan informasi standar lokasi aman untuk menyimpan data sensitif menggunakan file system enkripsi.


j)  Network Manager 0.7
Network Manager pada Ubuntu 8.10 Intrepid Ibex merupakan perbaikan yang signifikan dari rilis sebelumnya.  Network  Manager0.7  menyediakan sejumlah fitur yang menarik seperti di bawah ini:
1.      Memungkinkan mesin Ubuntu anda terhubung ke jaringan sebelum anda log in.
2.      Mendukung konektivitas 3G.
3.      Memungkinkan multiple simultaneous connections.
4.      Sets up PPPoE.
5.      Manajemen devices dengan konfigurasi static IP.
6.      Route management untuk devices.
7.      Dukungan untuk Wifi yang jauh lebih baik dan dengankonfigurasi yang lebih mudah.
k)  Samba 3.2
Samba 3.2 suite merupakan kumpulan program yang menerapkan protokol SMB / CIFS untuk sistem unix. Hal ini memungkinkan  Anda untuk melayani sharing file dan printer ke Windows, NT, OS / 2 DOS dan klien. Protokol ini juga disebut sebagai LanManager atau protokol NetBIOS. Paket-paket yang terinstal di Samba 3.2 ini antara lain :
1.      Samba-Common Samba common files baik yang digunakan oleh server atau client.
2.      Samba-Tools Tools yg disediakan oleh Samba suite.
3.      Smbclient LanManager-like simple client untuk Unix.
4.      Swat(Samba Web Administration Tool) dan lain-lain.
Samba 3.2 juga memberikan dukungan yang lebih baik kepada pengguna, misalnya :
1.      Clustered file server support.
2.      Encrypted network transport.
3.      Ipv6 support.
4.      Integrasi yang lebih baik dengan server dan klien dari versi terbaru Microsoft.



l)  Live CD Installer Updates
Desktop installer menyajikan slide-show ketika menyalin file untuk menjelaskan  konsep baru kepada pengguna sementara mereka menunggu. Desktop installer berisi banyak perangkat visual tambahan, seperti gambar table partisi dan password strength meter. LiveCD Acceleration Toolkit akan diikutsertakan.

1.2 Kelebihan Ubuntu
a.       Ubuntu yang berbasis Linux sebagai OS alternatif memiliki keunggulan yang cukup signifikan  dibandingkan Windows dan Mac, yaitu free . Mendapatkan support berupa update-update terbaru secara online secara free.
b.      Ubuntu versi 8.10 memberikan banyak kemudahan dalam instalasi, penggunaan, atau updating-nya. Di Ubuntu 8.10 ini tidak perlu menyiapkan partisi baru, karena Ubuntu 8.10 ini akan melakukan analisa otomatis di drive mana akan menginstall (dengan melihat space yang tersisa dari masing-masing drive yang ada), dan memberikan rekomendasi-rekomendasi yang sebaiknya kita lakukan.
c.       Ubuntu 8.10 ini siap pakai termasuk dengan segala aplikasi pendukung yang standar, dimana jika dalam Windows harus melakukan instalasi secara terpisah (misalnya Microsoft Office, PhotoShop, Browser Firefox, Yahoo Messenger, dan aplikasi lainnya). Tetapi dalam Ubuntu 8.10 ini, aplikasi tersebut sudah ikut terinstall, tapi memang bukan aplikasi yang sama,tapi aplikasi tersebut sudah mendukung (bisa membuka data-data)  yang biasa dikerjakan oleh aplikasi dalam OS Windows.
d.      Aplikasi yang ada dalam Ubuntu 8.10:
1.      Word Processor, Aplikasi ini serupa dengan Microsoft Word dalam Windows, dapat juga  membuka file-file yang diproses melalui Microsoft Word, selain itu menu dan fitur-fiturnya pun tidak jauh berbeda dengan Microsoft Word.
2.      Spreadsheet, aplikasi ini berfungsi sama seperti Microsoft Excel,dengan tampilan dan fitur yang sama pula.
3.      Presentation, sama seperti 2 aplikasi office di atas,dalam Presentation ini pun fitur dan menu yang ditawarkan mirip dengan Microsoft Power Point.
4.      Gimp, untuk mengotak atik foto atau image lain dengan Adobe PhotoShop atau Corel PhotoPaint ,dengan Gimp dapat melakukan itu juga.
5.      Video Player & Rhytmbox Music Player, adalah aplikasi hiburan yang dapat dinikmati dalam  Ubuntu, yaitu pemutar video dan pemutar musik, penggunakan kedua aplikasi ini cukup mudah, dan mendukung file-file video audio yang adasaat ini.
6.      Firefox, untuk yang satu ini sepertinya tidak perlu penjelasan lebih lanjut, karena pasti semua sudah mengenalnya. Jangan kuatir plugins-plugins yang biasa digunakan dalam Firefox versi Windows,bisa juga kita dapatkan versi Linux-nya.
7.      Evolution Mail, aplikasi ini ditujukan untuk mengatur akun-akun email, sama seperti Outlook Express atau Microsoft Outlook.
8.      Pidgin, dapat chatting dengan Yahoo Messenger, Google Talk, Gadu Gadu, MSN, atau aplikasi messenger lainnya,maka tidak perlu kuatir harus menginstall masing-masing aplikasi tersebut secara terpisah, karena dalam Pidgin,dapat mengakses berbagai macam akun messenger.

1.3 Kehandalan Ubuntu
Kehandalan dari ubuntu adalah terletak pada aplikasi  yang berhubungan dengn server, dimana ubuntu juga merupakan system operasi turunan dari debian, dan debian sendiri merupakan OS yang handala dalam penggunaannya pada aplkasi server, disamping itu ubuntu dirancang secara usability artimya ubuntu dirancang agar mudah digunkan, pada ubuntu juga diberikan tool – tool yang digunakan untuk manajemen server yang berguna dalam mendukung kehandalannya dalam teknologi komputer server.

1.4 Kelemahan Ubuntu
Beberapa kelemahan ubuntu :
a.       Dalam membuka aplikasi openOfiice pada ubuntu terasalebih berat dibandingkan dengan  openSUSE.
b.      Pada ubuntu anda akan melihat tampilan tema manusiadan warna defaultnya,yaitu coklat. Akan tetapi hal ini terkadang tidak padu dengan beberapa aplikasi yang ada ketika kita menjalankannya.
c.       Memilki apalikasi dan kemampuan yang lebih sedikit dari pada OpenSUSE.
d.      Ubuntu tidak memiliki apa-apa selain Linux OS itu sendiri sebagai sebuah  pengaman, dibandingkan OpenSUSE yang memiliki AppArmor sebagai pengaman tambahan.
e.       Ubuntu memiliki GUI tools yang bagus untuk konfigurasi sistem. Sistem ini intuitif dan  bekerja dibawah sistem menu. Sistem ini memiliki tool yang sangat banyak dan kita dapat melakukan administrasi sistem dan mengganti konfigurasi dengan mudah. Tetapi, disini tidak ada tool spesifik untuk distro.


BAB 2
OpenSUSE

2.1 Konsep Sistem OpenSUSE
Salah satu varian dari distro linux suse. Proyek openSUSE merupakan program komunitas yang disponsori oleh Novell. Mempromosikan penggunaan linux dimana saja, program ini menyediakan akses mudah ke openSUSE, sebuah distribusi linux yang gratis. Proyek openSUSE memiliki 3 tujuan utama: menjadikan openSUSE linux  yang paling mudah didapatkan oleh semua orang dan menjadi distribusi linux yang paling banyak digunakan secara luas; meningkatkan kolaborasi open source untuk menjadikan openSUSE distribusi linux yang paling banyak dipakai di dunia dan desktop environment (computer rumah) untuk pengguna linux yang awam maupun yang sudah berpengalaman; mempermudah dan membuka pengembangannya dan proses  packagingsecara drastic untuk menjadikan openSUSE platform pilihan untuk Linux developer dan software vendor.
Salah satu keunggulan utama dari OpenSUSE dibandingkan distro Linux lainnya adalah kelengkapan pustaka dan berlimpahnya software yang  disertakan. Bersama Red Hat, SUSE adalah distro Linux versi awal yang terus bertahan dan berkembang hingga sekarang.
a.       YaST Control Center
SUSE menawarkan installatsi dan program administrasi yang bernama YaST2 yang menangani masalah partisi hard disk, system setup, RPM package management, online updates, konfigurasi network dan firewall, user administration dan lainnya dalam sebuah tampilan. YaST juga berintegrasi dengan SaX2untuk membantu users mengatasi masalah graphics card dan monitor, touch displays, dan bahkan tambahan monitors dengan Xinerama. Akhir-akhir ini, semakin banyak modul yang telah ditambahkan YaST, diantaranya Bluetooth support.
b.      ZYpp Package Management
 ZYpp (atau libzypp) adalah Linux software management engine yang memiliki  dependency resolver handal dan paket manajemen API terbaru.
c.       Build Service
The openSUSE Build Servicemenyediakan software developers dengan tool untuk  melakukan compile, merilis and dan memasarkan software merekauntuk banyak distribusi, termasuk Mandriva, Ubuntu, Fedoradan Debian. Pada dasarnya ini mempermudah proses pemaketan sehingga developers dapat dengan lebih mudah memaketkan sebuah program untuk banyak distribusi, dan banyak rilisan openSUSE, membuat lebih banyak paket tersedia untuk user tanpa memperdulikan versi distribusi apa yang mereka pakai.
d.      Desktop innovation
1.      Xgl dan Compiz
Pada 2 January 2006, SUSE developer David Revemanmengembangkan Xgl, sebuah X server architecture yang didesain untuk memanfaatkan keuntungan dari graphics cards modern via driver OpenGLmereka. Compiz, juga dirilis pada waktu itu juga.
2.      Desktop innovations (KDE)
SUSE adalah contributor terdepan dalam hal KDE selama beberapa tahun, dan sekarang SUSE mensponsori lebih banyak developer untuk bekerja langsung pada KDE daripada distribusi lain. Karena itu, kontribusi SUSE pada area ini telah sangat meluas, dan mempengaruhi banyak bagian dari KDE seperti kdelibsdan kdebase, kdepim, dan kdenetwork.
3.      Desktop innovations (GNOME)
Grup Ximian menjadi bagian dari Novell, dan sebagai gantinya mereka membuat dan  melanjutkan beberapa kontribusi kepada GNOME denganaplikasi seperti F-Spot, Novell Evolutiondan Banshee. Gnome desktop saat ini menggunakan  slabdaripada double-panelled gnome menu bar yang sudah dianggap klasik.





2.2 Kelebihan OpenSUSE
1.  Installasi
Distro OpenSUSE menyajikan instalasi berbasis GUI dan text yang sangat mudah. Tidak ada kesulitan sama sekali di bagian instalasi. Pada OpenSuse 11.0, diadakan perbaikan pada interface Installer sehingga mempermudah dan mempersingkat prosedur Setup.
 OpenSuse dapat dicoba, diinstal, dan digunakan tanpa risiko. OpenSUSE dapat dijalankan langsung dari LiveCD, tanpa perlu mengubah setting apapun pada Windows atau hard disk Anda. Semua program Linux yang disertakan dapat langsung digunakan.
Saat masuk ke desktop, kita dapat langsung mencoba  feature-feature yang ada, menjalankan aplikasi, ataupun langsung menjelajah di Internet. Seperti disebutkan di atas, saat menjalankan aktivitas-aktivitas ini, tidak ada perubahan yang terjadi pada hard disk ataupun sistem Windows yang ada. Hal ini dimungkinkan karena semua proses dijalankan langsung dari LiveCD lewat RAM.

Bila pengguna sudah memiliki Windows pada hard disk dan Linux (OpenSuse) akan ditambahkan sebagai sistem operasi ke-2 , bila kapasitas hard disk memadai, keduanya dapat dioperasikan paralel pada sebuah PC tanpa saling mengganggu.
Setelah diinstall, OpenSuse terbilang ringan (lightweight)-tidak terlalu berat sistemnya-. Dengan kapasitas harddisk sebesar 10 GB, pengguna dapat melakukan pekerjaan sehari-hari tanpa masalah. Namun, untuk sistem multimedia, setidaknya sediakan20 GB. Ukuran kapasitas minimal 500 MB yang disebutkan SUSE untuk dapat menulis teks dan browsing sebaiknya hanya Anda terapkan bila kapasitas hard disk sangat terbatas.
Program instalasi OpenSUSE dapat melakukan proses partisi dengan nyaman untuk Anda. Memperkecil partisi FAT atau NTFS Windows merupakan hal yang relatif mudah. Tidak ada data yang hilang dan tidak diperlukan instalasi ulang Windows.

2.  Kemudahan atau kenyamanan penggunaan (Operasional dan konfigurasi)
OpenSuse menyediakan Software package management untuk mengkonfigurasi software, yang terdiri dari utility grafis memakai YaST dan utiliti command line menggunakan package RPM.
 OpenSuse memiliki tools yang sangat canggih yaitu YaST(Yet Another Setup Tools). YaST adalah suatu utilitas yg membantu penggunanya memakai openSUSE dengan amat sangatlah mudah, karena berbasis grafis. Pengguna yg melakukan migrasi dari System Opersi Windows akan cepat terbiasa dengan gaya Control Panel model YaST. Hal ini karena banyak elemen yang telah Anda kenal dari Windows. Hampir semua yg menyangkut system“terintegrasi” didalam YaST. Mulai dari pengaturan software, konfigurasi hardware, jaringan, service system, security, dll terdapat didalamnya.
 Selain itu terdapat Zypper. Zypper adalah command linepackage manager yang diperkenalkan sejak openSUSE 10.2, dikembangkan pada openSUSE 10.3 dan menjadi salah satu pilihan utama melakukan instalasi atau update aplikasi pada openSUSE 11.0 dan versi-versi berikutnya.
 Untuk mempermudah proses administrasi sistem, Anda dapat menggunakan Control Center  Gnome lewat opsi "Computer. Di Gnome Control Center, Anda dapat mengonfigurasikan fonts, setting, mouse dan keyboard, spesifikasi sistem bahasa dan negara, parameter untuk akses jaringan dan Internet, serta banyak lagi.  Zypper sekelas dengan perintah apt-get yang biasa ditemui pada distro Linux Debian dan turunannya (Ubuntu, Mint dll)
Selain itu, konfigurasi hardware dapat Anda lakukan di menu YaST Control Center. Untuk masuk ke dalam menu tersebut, pada opsi "Computer" pilih  "Other Applications | System | YaST". Pada window sebelah kiri YaST akan terlihat daftar hardwareyang dapat Anda konfigurasi. Namun, untuk melakukan perubahan pada setting tersebut, dibutuhkanhak akses administrator.

3.  Dukungan terhadap software (add/remove software)
OpenSuse memiliki repository package software sangat  banyak, infrastruktur web site dan dokumentasi bentuk buku (printed) yang begitu apik.  Untuk urusan penambahan software tampaknya OpenSUSE, tidak mengalami masalah, tersedia ribuan koleksi software yang dapat langsung di install dari DVD, terutama aplikasi padanan Windows. Opensuse juga memiliki manajemen paket aplikasi yang lebih cepat. Penggunadapat dengan cepat memilih ribuan games, aplikasi, utiliti Internet dan tool-tool programming yang tersedia dalam OpenSUSE Repository.
OpenSuse menawarkan paket aplikasi raksasa. Untuk browser, OpenSUSE menggunakan Firefox 3 sebagai browser defaultnya. Di Gnome, e-mail client yang digunakan adalah Evolution. Aplikasi ini menyatukan fungsi-fungsi e-mail, kalender, daftar alamat, dan organizer dalam satu aplikasi yang mudah digunakan. Aplikasi ini dapat menjadi pengganti Microsoft Outlook yang lengkap untuk sistem Linux.  Kompatibilitas Microsoft Office dengan OpenOffice 2.4.Utilisasi VBA yang lebih baik, serta dukungan untuk format Microsoft lainnya. OpenOffice Impress dilengkapi dengan chart 3 dimensi, feature-feature multimedia baru, serta bantuan peralihan lebih baik untuk menyaingi Microsoft PowerPoint..
OpenSUSE dapat membuka file yang terdapat dalam partisi Windows pada umumnya. Buka partisi Windows Anda lewat OpenSUSE dan buka dokumenWord ataupun Excel dalam OpenOffice.
Dengan Banshee, sebuah media player baru, pengguna tidak hanya dapat melakukan playback terhadap semua format media yang umum, tetapi juga  dapat mengelola dan menyortir file-file tersebut dengan mudah. Bentuk pengoperasian Banshee ini mirip dengan aplikasi iTunes. Untuk mendapatkan setting suara yang baik, Gnome di  OpenSUSE menyediakan manajemen suara yang relatif lengkap dan profesional dengan menggunakan PulseAudio. Featurenya mencakup channel sound yang dapat diatur secara terpisah untuk tiap sumber suara.

4.  Dukungan terhadap hardware
Berbeda dengan Vista, OpenSUSE tidak menuntut spesifikasi hardware yang rumit. Setidaknya untuk kebutuhan web browsing ataupun menulis teks.  Namun, untuk tampilan 3D dan pekerjaan yang menghabiskan resource seperti editing video, virtualisasi, serta raytracing memang dibutuhkan spesifikasi sistem yang kuat. OpenSuse memiliki kebutuhan hardware yg relatif rendah. Versi terbaru, opensuse 11, bisa mulus berjalan di hardware dengan platform P4 dan memory 256MB. Spesifikasi minimal dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu untuk kebutuhan sistem minimal, normal dan untuk power user.
a.       Sistem Minimal
Cocok digunakan untuk: menulis teks, web browsing,  kalkulasi tabel, e-mail, chatting, menyelamatkan data, serta games sederhana.
CPU: Mulai Pentium 1/ AMD Duron
RAM: 256 MB
Kapasitas harddisk: 500 MB
b.      Sistem Normal
Cocok digunakan untuk: games, program pengolah gambar,aplikasi Office, Internet termasuk VoIP, streaming radio online, serta aplikasi video streaming.
CPU: Mulai Pentium 2-4/ AMD Athlon hingga Opteron
RAM: 512 MB
Kapasitas hard disk: 10 GB



c.       Sistem Untuk Power User
Cocok digunakan untuk: desktop 3D, video editing, raytracing, serta aplikasi CAD
CPU: Core Duo/ Quattro/ AMD Athlon 64 X2
RAM: Mulai 1 GB
Kapasitas hard disk: Mulai 20 GB
Untuk Compiz Fusion dibutuhkan sebuah kartu grafis dengan akselerator 3D

5.  Server dan akses/ pengaturan berbasis web
Dibandingkan dengan Windows Server maka untuk implementasi pada jaringan komputer menurut saya Linux lebih baik, terutama untuk urusan Internet berbasis Apache, MySQL dan PHP atau dikenal sebagai LAMP (Linux Apache MySQL PHP).Sedangkan untuk File Server tersedia Samba. OpenSuse dilengkapi dengan software untuk keperluan server tersebut. OpenSuse memiliki aplikasi firewall yang mudah digunakan, filter spam SpamAssasin, software keamanan AppArmor, serta feature anti-phishing dari Firefox dapat memblokir tamu-tamu tak diundang dari Internet.

6.  Keindahan dan kecantikan penampilan dekstop
Saat ini, openSUSE memiliki banyak user yang merasa  puas. Alasan utama openSUSE begitu memuaskan mereka adalah kenyamanan dan sentuhan cantik desktop (KDE dan GNOME), sistem pengelolaan media yang mutakhir, user interface yang semakin baik, GUI (graphichal user interface) yang dipakai secara default adalah KDE versi 4. Jadi, pengguna Windows akan dengan mudah beradaptasi dengan desktop Linux.
 Kebebasan memilih - Dalam versi lengkap OpenSUSE tersedia tiga pilihan desktop: Gnome, KDE3.5 dan KDE4.0.
 Dengan Atau Tanpa 3D: OpenSUSE menawarkan tiga tampilan desktop berbeda: Gnome, KDE, dan KDE4. Pengguna dapat memilih dari ketiga desktop tersebut. Semua aplikasi OpenSUSE dapat dijalankan pada ketiga destop tersebut, yang membedakan hanya wajahnya. Secara prinsip, relatif cocok digunakan untuk pemula. Selain itu, tampilan user-interface-nya yang ramping membuatnya sedikit lebih cepat. Bila Anda menggunakan PC untuk pekerjaan sehari-hari, Gnome dapat menjadi pilihan yang tepat.
Gambar : User dapat memilih tampilan desktop yang mereka gunakan.

 KDE3 difokuskan pada kestabilan. Walaupun begitu, beberapa feature seperti Plasma Dashboard hanya berfungsi pada KDE4. KDE cocok digunakan bagi  mereka yang menyukai tampilan mewah, seperti yang ada di Vista ataupun MacOSX. Bila PC Anda memiliki sebuah kartu grafis dengan akselerator hardware, Anda dapat mengaktifkan window manager Compiz Fusion. Efek desktop 3D  yang canggih dengan bantuan Compiz Fusion 0.7.4. Dengan feature tersebut, Anda dapat  menampilkan desktop dalam bentuk bola atau kubus tiga dimensi, memutar window, dan banyak  lagi. Tentu saja, feature semacam itu kurang berguna untuk pekerjaan yang serius.

Gambar : Tampilan desktop dengan theme plasma “glassified”
Gambar: Desktop KDE4 dengan tampilan cube
Gambar : Tampilan desktop dengan Google gadget (widget buatan google)
2.3 Kehandalan OpenSUSE
Dari keunggulan-keunggulan OpenSuse di atas, dapat disimpulkan bahwa OpenSuse cocok digunakan bagi pengguna yang menginginkan kemudahandalam operasional dan penggunaan dan menginginkan tampilan desktop yang cantik dan menarik. Terutama bagi pengguna yang bermigrasi dari sistem operasi Windows.
Mereka dapat mudah dan dengancepat beradaptasi dengan Linux (OpenSuse). OpenSuse menawarkan sejumlah tampilan desktop dengan window-window 3 dimensi. Selain itu. OpenSuse menyediakan program-program yang mempunyai kemiripan dengna Windows, seperti Firefox 3.0 terbaru, sejumlah mail client, instant messenger, image management, word processor, spreadsheet,  tools-tools grafis, serta software multimedia.
Selain itu, ada juga games dan banyak lagi. Paket Office dari OpenOffice.org kini telah kompatibel sepenuhnyadengan Microsoft Office. Tersedianya program open-source terbaru untuk jaringan rumah, wireless, dan  web hosting menjamin koneksi yang efisien dengan dunia luar. Sedangkan untuk pengaturan konfigurasinya, telah tersedia YaST, yang sistemnya hampir mirip dengan Control Panel pada Windows.
2.4 Kelemahan OpenSUSE
Beberapa kelemahan OpenSUSE adalah sebagai berikut :
a.       Waktu installasi yang lama
b.      Waktu booting yang lama
c.       Walaupun openSUSE sekarang memiliki fitur 1-Click Installation, hal ini idak berjalan langsung ketika anda masuk melalui package manager.
d.      Paket manager OpenSUSE tidak sebaik paket anajer padaUbuntu.
e.       Komunitas pengguna ubuntu masih reletif lebih sedikit dibandingkan dengankomunitas pengguna ubuntu.
f.       Pada openSUSE aplikasi diinstall secara terpisah danmembutuhkan waktu yang lama.



Bab 3
Kesimpulan
Kita telah melihat dan membandingkan kedua sistem operasi linux tersebut, Ubuntu and openSUSE adalah Desktop Operating systems yang sangat baik. Namun, secara umum openSUSE lebih memiliki keunggulan karena lebih memperhatikan pada detil dan perkembangannya yang cepat. Dan sepertinya tidak lama lagi openSUSE akan mampu bersaing dengan Ubuntu dalam hal Package Management. Dan ketika hal ini selesai, maka yang lain akan mengikuti.
 OpenSUSE lebih rapi, lebih murni dan memberikan pilihan yang diinginkan pada saat instalasi. Keduadistro ini telah memenuhi kebutuhansebuah  home desktop system. Keduanya secara otomatis mampu mendeteksi semua hardware danmemiliki semua driver yang diperlukan pada saat diinstall. Tapi ketika kita membandingkan mereka berdua, OpenSUSE tampak terlihat lebih baik. SUSE unggul sebagai desktop OS. Walaupun package management masih merupakan masalah, dimana OpenSUSE masih memerlukan modifikasi,pada saat yang sama stabilitas sistem, sistem responsif dan performa overall juga memainkan peran penting.
Ini adalah kritik positif untuk para pengembang Ubuntu dimana mereka harus mengembangkannya terutama pada daerah yang masih belum terjangkau. SUSE lebih unggul dalam perbandingan ini. Karena terasa seperti sebuah distro yang sudah siap, dimana Ubuntu masih berjuang untuk menjadi sebuah distribusi yangberbasis desktop. Dan jika OpenSUSE mau mengembangkan package management mereka, tampaknya  mereka akan dengan mudah mampu untuk menjadi distro linux terbaik untuk desktop.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar